Apa yang Harus Kita Lakukan Agar Cepat Miskin?

Jika Anda membaca artikel ini dan merasa tersindir, itu pertanda baik. Karena kebalikan dari semua poin di atas adalah jalan menuju kehidupan yang leb

Jika Anda merasa hidup terlalu nyaman dan ingin cepat miskin, ternyata caranya sangat mudah. Bahkan tanpa disadari, banyak orang sudah mempraktikkannya setiap hari. Artikel ini ditulis secara sindiran agar kita bisa bercermin, karena kenyataannya inilah kebiasaan yang paling sering menghancurkan keuangan secara perlahan namun pasti.


1. Tidak Perlu Mengatur Keuangan

Langkah pertama agar cepat miskin adalah tidak punya anggaran sama sekali.
Biarkan uang datang dan pergi tanpa rencana. Tidak perlu mencatat pemasukan dan pengeluaran—yang penting hari ini bisa jajan dan belanja.

Prinsipnya: “Nanti juga ada rezeki lagi.”

 

2. Utamakan Gengsi daripada Kebutuhan

Agar kemiskinan datang lebih cepat, belilah sesuatu demi terlihat mampu, bukan karena butuh.
Ganti HP padahal masih berfungsi, cicil motor mahal, nongkrong tiap hari meski gaji pas-pasan.

Gengsi = jalan tol menuju miskin.


3. Biasakan Utang untuk Hal Konsumtif

Utang produktif itu berbahaya—hindari!
Kalau ingin cepat miskin:

  • Gunakan paylater

  • Gesek kartu kredit untuk liburan

  • Pinjol demi gaya hidup

Bunga dan denda akan bekerja keras menghancurkan keuangan Anda.


4. Tidak Perlu Menabung dan Dana Darurat

Menabung itu membosankan.
Dana darurat hanya mitos.

Jika suatu hari sakit, kehilangan pekerjaan, atau ada musibah, panik adalah solusinya.


5. Habiskan Uang Saat Gajian

Hari gajian adalah hari raya.
Belanja besar-besaran di awal bulan agar:

  • Akhir bulan hidup dari utang

  • Mengeluh tidak punya uang

  • Menyalahkan keadaan

Siklus ini sangat efektif mempercepat kemiskinan.


6. Malas Belajar dan Upgrade Diri

Ilmu baru? Skill baru?
Tidak perlu.

Tetaplah di zona nyaman. Jangan ikut pelatihan, jangan belajar bisnis, jangan mau berubah. Dunia boleh maju, yang penting kita tetap di tempat.


7. Mengandalkan Nasib, Bukan Usaha

Agar cepat miskin:

  • Jangan punya target hidup

  • Jangan punya visi

  • Jangan mau berusaha lebih

Serahkan semuanya pada “keberuntungan”, sambil mengeluh kenapa hidup tidak adil.


8. Suka Pamer, Takut Dibilang Sederhana

Pamer adalah kunci.
Meski isi dompet kosong, yang penting feed media sosial terlihat sukses.

Kemiskinan senang dengan orang yang takut hidup sederhana.


Penutup: Ini Sindiran, Bukan Ajakan

Jika Anda membaca artikel ini dan merasa tersindir, itu pertanda baik.
Karena kebalikan dari semua poin di atas adalah jalan menuju kehidupan yang lebih stabil dan berkecukupan.

Kadang, kita tidak miskin karena kurang rezeki,
tapi karena salah mengelola apa yang sudah kita miliki.

Mau donasi lewat mana?

BRI - Saifullah (05680-10003-81533)

BCA Blu - Saifullah (007847464643)

Mandiri - Saifullah (1460019181044)

BSI - Saifullah (0721-5491-550)
Merasa terbantu dengan artikel ini? Ayo dukung dengan memberikan DONASI. Tekan tombol merah.

Penulis

Saifullah.id
PT Saifullah Digital Advantec

Posting Komentar

Tulis komentar anda di bawah ini, lalu centang Beri Tahu Saya agar mendapatkan notifikasi saat kami membalas, lalu tekan PUBLIKASIKAN